ISU EKONOMI SAAT INI

PANDEMI MENGANCAM EKONOMI



https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5160584/jangan-panik-jika-ri-resesi-mending-lakukan-ini-dari-sekarang

PEMBUKAAN

Seperti yang telah kita ketahui dimasa pandemi saat ini pertumbuhan perekonomian Indonesia mengalami penurunan yang sangat drastis sampai-sampai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan Indonesia hampir pasti masuk dalam resesi pada Oktober 2020. Namun indonesia tidak akan sampai mengalami krisis ekonomi, sambungnya. Beliau meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir. Mengingat resesi bukanlah krisis ekonomi.

“Tetapi resesi itu bukan krisis, beda resesi dengan krisis. Karena kita di Indonesia itu punya bahan-bahan lokal, ekonomi rakyat kalau itu bisa digunakan, dinormalkan lagi kehidupan ekonomi rakyat maka resesi yang pasti terjadi itu tidak akan menimbulkan krisis,” imbuh Mahfud.

*Dalam ekonomi makro, resesi atau kemerosotan adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan. Resesi sering diasosiasikan dengan turunnya harga-harga (deflasi), atau, kebalikannya, meningkatnya harga-harga secara tajam (inflasi) dalam proses yang dikenal sebagai stagflasi

https://id.wikipedia.org/wiki/Resesi

ISI

Kurangnya kesadaran masyarakat akan pandemi saat ini menjadi penyebabkan keadaan ekonomi indonesia tak kunjung berjalan normal dan mengalami peningkatann kembali, sedangkan kehidupan perekonomiaan akan terus berlanjut sejalan dengan kehidupan sehari-hari.

Sementara Ekonom Core Piter Abdullah menilai Indonesia secara teknikal sudah bisa mengalami resesi karena indonesia sudah mengalami penurunan ekonomi yang signifikan.
"Resesi adalah kenormalan baru di tengah wabah. Wabah terhadap perekonomian sangat besar terhadap perekonomian global dan masing-masing negara. Bahkan secara teknikal sesungguhnya kita sudah resesi," kata Piter Abduulah

Meskipun begitu bukan berarti resesi tidak memeiliki dampak bagi para pelaku kehidupan ekonomi yakni masyarakat. Menurut Fahmy, resesi akan berpengaruh pada pasokan atau supply barang yang turun secara drastis, namun permintaan tetap. "Akibatnya harga-harga jadi naik, yang memicu inflasi," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Inflasi yang tidak terkendali akan membuat daya beli masyarakat khususnya yang berpenghasilan tetap akan menurun. hal tersebut akan membuat pertumbuhan eknomi akan semakin menurun.

Inflasi tersebut yang akan  mengakibatkan penurunan produksi, sehingga dapat mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan.

BERIKUT BEBERAPA DAMPAK RESESI EKONOMI:

1.      Masyarakat kehilangan pendapatan

Salah satu dampak yang cukup mengerikan adalah masyarakat bisa kehilangan pendapatan. Hal ini terjadi karena perlambatan ekonomi membuat beberapa perusahaan tutup dan tidak beroperasi lagi. Dengan begitu, banyak perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

2.      Turunnya daya beli masyarakat

Dengan banyaknya masyarakat yang menganggur maka berpengaruh pula pada tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat yang menurun. Hal ini juga berimbas pada keuntungan perusahaan yang mengalami penurunan.

3.      Investasi

Resesi ekonomi juga memengaruhi instrumen investasi yang dilakukan masyarakat, salah satunya di pasar keuangan. Hal ini disebabkan menurunnya nilau suatu portofolio atau asset seperti saham.

4.      Dollar tidak stabil

Kurs dollar yang tidak stabil akan menyebabkan nilai rupiah menjadi melemah dan berdampak langsung pada sektor ekspor-impor Indonesia.

5.      Tingkat suku bunga

Tingkat suku bunga yang tinggi menyebabkan Bank Indonesia akan menarik rupiah yang mengakibatkan inflasi yang meningkat pula. Kemampuan belanja masyarakat yang semakin menurun Jumlah pengangguran yang sangat besar Tingkat konsumsi yang semakin menurun sehingga menimbulkan kelebihan suplai di pasar domestik

6.      Harga-harga barang kebutuhan semakin berjatuhan

7.      Hilangnya kepercayaan masyarakat akan masa depan

CONTOH DAMPAK PANDEMI YANG MEMPENGARUHI EKONOMI MASYARAKAT


https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5002625/corona-mewabah-petani-di-blitar-bingung-ke-mana-harus-jual-cabai

Dapat dilihat pada masa pandemi ini segala aktivitas terkait ekonomi hampir atau bahkan lumpuh di beberapa daerah di Indonesia. Transportasi pengangkut barang yang biasanya dapat menyalurkan barang dari daerah ke kota-kota besarpun tidak lagi dapat berjalan seperti sebelumnya. Dampak dari hal ini dirasakan oleh hampir seluruh petani yang ada di daerah Kota Blitar. Dimana hasil panen para petani tidak dapat tersalurkan secara keseluruhan. Hasil panen yang disetorkan kepada pengepul di batasi jumlahnya agar semua petani didaerah tersebut tetap mendapatkan penghasilan walaupun tidak seberapa. Bahkan beberapa hasil panen lainnya tidak dapat tersalurkan karena harga barang turun derastis. Sehingga bisa dikatakan bahwa petani pada kondisi saat ini tidak mendapatkan penghasilan.

Sementara masyarakan harus memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Maka dari itu, untuk membantu mengatasi hal tersebutitu Pemerintah membuat sejumlah program bantuan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membatu meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi Indonesia. Seperti di daerah Blitar pemerintah menerapkan kebijakan Gratis Listrik untuk listrik berdaya 450V dan potongan biaya sebesar 50% untuk listrik berdaya 900V selama pandemi terhitung mulai bulan Mei 2020.

"Jika program dan APBN dapat berhasil diimplementasikan sesuai yang direncanakan, maka resesi dapat diatasi hingga awal 2021," kata Fahmy. Maka diperlukan adanya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan industri untuk menghadapi pandemi ini dan menekan perekonomian agar tidak sampai terjadi resesi.

KESIMPULAN

Adanya pandemi Covid-19 yang sangaat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu kesadaran kita sebagai masyarakat Indonesia yang sangat diperlukan mengingat kebutuhan hidup kita yang akan terus berlanjut. Dengan mematuhi himbauan pemerintah terkait keadaan yang sedang kita alami saat ini, kita dapat menekan terjadinya resesi dan memulihkan kembali perekonomian di Indonesia. Semangat melawan pandemi tuk cegah resesi di negeri ini.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

1.      https://www.kompas.com/tag/ekonomi-2020

2.      https://isubogor.pikiran-rakyat.com/warta/pr-45708628/mahfud-md-sebut-september-dipastikan-resesi-tapi-tak-buat-krisis-ekonomi?page=2

3.      https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/04/071000865/indonesia-di-ambang-resesi-apa-dampaknya-pada-masyarakat-?page=all

4.      https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/09/03/klaim-token-listrik-gratis-dari-pln-bulan-september-2020-login-wwwplncoid-atau-wa-08122123123

5.      https://id.wikipedia.org/wiki/Resesi

6.      https://www.kompas.com/skola/read/2020/08/04/150000069/dampak-resesi-ekonomi

 

 


 

Comments